Kebutuhan akan komunikasi lintas bahasa dan bangsa menjadi kebutuhan yang sangat mendasar saat ini. Baik untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, bisnis, maupun untuk keperluan umum lainnya. Seringkali dalam aktivitas rutin sehari-hari kita dituntut harus berkomunikasi dengan klien, rekan kerja, atau rekan bisnis dari negara lain.
Kebutuhan komunikasi lintas bahasa ini bahkan semakin besar di dunia pendidikan. Boleh dikatakan sebagian besar sumber ilmu pengetahuan saat ini ditulis atau disajikan dalam bahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Tidak ada pilihan lain, untuk menggali sumber-sumber ilmu pengetahuan itu kita dituntut memahami atau setidaknya mengetahui bahasa asing yang digunakan.
Namun pada kenyataannya, belajar bahasa asing (apalagi bahasa yang baik dan benar) bukanlah sesuatu yang mudah. Selain jumlah ahli bahasa asing yang masih sedikit, masih terbatasnya sarana belajar juga menjadi kendala yang tak kalah penting. Dari sekian banyak bahasa asing, mungkin baru bahasa Inggris yang sudah dikenal luas di Indonesia.
Namun trend akan penggunaan bahasa asing lain selain bahasa Inggris di Indonesia dirasakan semakin meningkat. Bahasa asing seperti Jerman, Prancis, Arab, Mandarin, Jepang atau Korea yang termasuk ke dalam bahasa-bahasa internasional akan semakin dibutuhkan di waktu-waktu mendatang. Trend ini salah satunya dipicu oleh meningkatnya volume kerjasama, bisnis dan perdagangan, maupun kegiatan lain yang melibatkan Indonesia dengan negara-negara pengguna bahasa-bahasa asing tersebut.
Dengan demikian, kemampuan dan kemahiran akan bahasa Inggris saja sebagai bahasa internasional utama saat ini sudah tidak lagi mencukupi. Tambahan kemampuan satu atau dua bahasa asing lain sudah menjadi tuntutan yang wajar. Hal ini sangat dirasakan oleh para profesional yang bekerja untuk perusahaan-perusahaan multi nasional di Indonesia, dimana dalam kegiatan rutin pekerjaannya mereka harus bertemu dan berkomunikasi dengan rekan kerja yang berasal dari berbagai negara.
Demikian pula halnya dengan para pelajar dan mahasiswa yang berniat melanjutkan pendidikannya di luar negeri. Negara tujuan pendidikan yang banyak diminati saat ini adalah Jerman, Prancis, Inggris, Australia, Amerika, dan Belanda. Jepang juga termasuk salah satu negara tujuan pendidikan yang banyak diminati. Hal tersebut semakin menambah keyakinan bahwa kemampuan akan bahasa asing selain Bahasa Inggris sudah semakin meningkat.







October 28th, 2008 at 4:51 pm
tescomment